Berita

Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD: Kawal Hakim Agar Tidak Main-Main

RABU, 19 JUNI 2019 | 09:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perbedaan aspirasi dan pendapat merupakan hal yang lumrah dalam negara demokrat. Namun demikian berbagai perbedaan itu harus diselesaikan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Begitu kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menanggapi gelaran sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digelar di MK, Selasa (18/6) kemarin.

Dalam hal ini, Mahfud mengingatkan kepada pihak-pihak yang berseteru untuk tunduk dan patuh pada putusan hakim.


"Hukmul hakim yarfaul khilaf, vonis hakim mengakhiri perselisihan. Demikian dalil fikihnya," terang Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (19/6).

Kicauan itu langsung disambar oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Hidayat mengingatkan bahwa dalil fiqh yang diutarakan Mahfud memang benar adanya. Namun, sikap para hakim dalam mengambil kebijakan harus terus dijaga.

Hakim, katanya, harus hati-hati dalam memberi keputusan dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan.

"Rasulullah SAW menyatakan: hakim ada tiga kelompok, satu di surga (yang tahu kebenaran dan menghukumi dengannya), 2 selainnya di neraka. HR AlHakim dll," urainya.

Mahfud mengaku setuju dengan pernyataan Hidayat. Menurutnya, konsekuensi dari menerima keputusan hakim yang inkrah adalah hakim harus hati-hati dan bertanggung jawab. Sebab, keputusan yang diambil bersifat mengikat.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal hakim.

"Hakim yang tidak adil dan koruptif selain masuk neraka (menurut agama) juga bisa dipenjarakan (menurut hukum). Kita dorong dan kawal hakim-hakim agar tidak main-main," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya