Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Program C40 Dan Paris Agreement Jadi Cara Anies Wujudkan Lingkungan Sehat Di Jakarta

SELASA, 18 JUNI 2019 | 19:10 WIB | LAPORAN:

Jakarta, Hanoi, Ho Chi Minh, Kuala Lumpur dan Quezon City hari ini secara terbuka mengonfirmasi komitmen mereka untuk mewujudkan bagian mereka dalam Paris Agreement.
 
Kota-kota tersebut bergabung dengan koalisi lebih dari 70 kota C40 dari seluruh dunia yang berkomitmen pada aksi iklim berani yang diperlukan untuk memenuhi tujuan Paris Agreement yang pertama kali disepakati pada 2015 silam.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pejabat dari masing-masing kota, di Akademi Regional Asia Tenggara C40 di Jakarta menilai, program ini akan menjadi ajang tukar ide dan pengalaman dalam memuwujudkan kondisi lingkungan yang sehat masyarakat.
 

 
"Merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah Provinsi Jakarta dan saya untuk meluncurkan inisiatif penting ini, Program Perencanaan Aksi Iklim C40 Asia Tenggara. Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk berbelanja ide dan berbagi praktik kami, serta pengalaman jaringan dan bertukar pengalaman," kata Anies dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita RMOL, Selasa (18/6).

Anies juga menguraikan tantangan yang dihadapi kota sehubungan dengan masalah lingkungan, yang ia harap dapat bersama-sama dibahas dan dicarikan solusinya. Di antara tantangannya adalah meningkatnya emisi, polusi dari transportasi, penurunan tanah dan banjir dari tiga belas sungai yang mengalir di ibu kota.

"Tantangan kami hari ini adalah untuk memastikan bahwa ekonomi sejalan dengan ekologi karena di masa lalu, mereka sering tidak selaras. Padahal, dua kata itu memiliki akar yang sama, yakni oikos nomos dan oikos logo. Kami sekarang berkomitmen untuk menyelaraskannya dan justru karena itu, program ini sangat penting," jelasnya.

Anies berharap gerakan Akademi Regional Perencanaan Aksi Iklim C40 dapat membawa perubahan positif bagi kota-kota yang berpartisipasi, termasuk Jakarta.
 
Sementara itu, Direktur Eksekutif C40 Cities, Mark Watts mengatakan, kota-kota di Asia Tenggara adalah beberapa yang paling cepat berkembang dan paling dinamis di dunia.

"Mereka juga beberapa yang paling rentan terhadap dampak kerusakan iklim. Komitmen ini oleh Jakarta, Hanoi, Ho Chi Minh, Kuala Lumpur dan Kota Quezon adalah langkah penting dalam menjaga pemanasan global dalam batas yang menurut ilmu pengetahuan aman," katanya.

Watts menegaskan, C40 akan melakukan apa saja untuk mendukung kota-kota yang sudah bergabung dalam mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan hari ini

Program Perencanaan Aksi Iklim C40 untuk Asia Tenggara untuk mendukung ambisi kota-kota di wilayah tersebut untuk mengembangkan rencana aksi iklim terpadu dan inklusif yang menjawab kebutuhan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, beradaptasi dengan dampak perubahan iklim, dan memberikan manfaat sosial, lingkungan dan ekonomi yang lebih luas.
 
Program bantuan teknis dimulai dengan kota-kota yang berbagi kerangka kerja umum dan praktik terbaik untuk perencanaan aksi iklim. C40 Perencanaan Aksi Iklim Program Asia Tenggara dimungkinkan dengan dukungan dari Pemerintah Inggris dan Kementerian Luar Negeri Denmark.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya