Berita

Foto: RMOL TV

Politik

KPU Sulit Cari Tiket Pesawat, BPN: Mungkin Mereka Kelabakan Karena Di Luar Skenario

SABTU, 15 JUNI 2019 | 12:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menangkap kesan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman panik hingga beralasan kesulitan mendapat tiket pesawat.

Alasan ini disampaikan Arief untuk meminta sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) digelar Rabu (19/6) pekan depan. 

Dia mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengundang KPU tingkat kota dan kabupaten dari Jawa Timur. Namun akhirnya KPU Pusat yang memutuskan ke Jawa Timur karena pihak yang mereka undang tidak bisa datang ke Jakarta.


"Menurut saya itu alasan agar ada tambahan waktu untuk mempersiapkan jawaban. Mungkin mereka kelabakan karena di luar skenario mereka," kata Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade saat dihubungi, Sabtu (15/6).

Menurut Andre, KPU selaku pihak termohon juga pihak terkait, dalam hal ini pasangan Joko Widodo-Maruf Amin terlalu percaya diri bahwa perbaikan materi gugatan paslon 02 akan ditolak oleh hakim MK.

"Mereka kan berharap gugatan perbaikan permohonan kami 02 ditolak tapi ternyata kan diterima," kata politisi muda Gerindra ini.

Andre menekankan bahwa Partai Gerindra menyerahkan sepenuhnya penyelesaian sengketa Pilpres 2019 kepada hakim MK yang diberi kewenangan.

"Kalau mereka ( KPU dan tim hukum paslon 01) merasa keberatan ya kita tetap ikuti apa kata hakim MK. Itu menunjukkan bahwa KPU dan 01 tidak siap dan terlihat panik menghadapi gugatan kami," ucap Andre.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya