Berita

Anwar Usman bersama hakim Aswanto dan hakim I Dewa Gede Palguna/RMOL TV

Politik

Proses Sidang Ajang Pembuktian Hakim Konstitusi Hanya Takut Allah

SABTU, 15 JUNI 2019 | 10:30 WIB | LAPORAN:

Babak perdana sidang gugatan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres ) 2019 telah berlalu.

Mahkamah Konstitusi sebagai pemutus terakhir dari gonjang-ganjing Pilpres dituntut berlaku adil dalam menangani masalah ini.

Seluruh hakim MK wajib membuktikan diri bahwa mereka menjaga integritas dalam memproses dan memutuskan hasil sengketa.


"MK merupakan tempat mencari keadilan, keputusan pihak bersengketa membawa kasus Pilpres ke MK merupakan indikasi bahwa ada secercah keadilan yang bisa diperjuangkan di sana. Sebab itu wajib hukumnya MK membuktikan diri bahwa mereka bisa berlaku adil," tegas Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam kepada redaksi, Sabtu (15/6).

Zaenal mengingatkan, saat ini perhatian publik sedang mengarah ke MK. Jutaan pasang mata rakyat Indonesia mengawasi sepak terjang hakim MK dalam kasus ini, semua terpantau.

"Sangat naif bila ada hakim MK yang mencoba bermanuver, dan kita harap itu tidak terjadi sebab yang mengawasi bukan hanya penggugat tetapi semua masyarakat Indonesia. Kelak hasil sidang ini akan menjadi sejarah yang terus diperbincangkan, maka ciptakan sejarah terbaik," ujarnya.

Pernyataan Ketua Hakim MK, Anwar Usman bahwa mereka tidak bisa diintervensi harus dibuktikan. Proses sidang yang sedang berlangsung merupakan ajang pembuktian kata-kata tersebut.

"Jadi buktikan bahwa memang hanya takut kepada Allah seperti yang pernah disampaikan sebelumnya. kalimat tersebut mengandung konsekuensi pertanggungjawaban, dan rakyat menanti pertanggungjawaban tersebut dalam bentuk tindakan," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya