Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Gara-gara Cari Tiket Pesawat Sulit, Ketua KPU Dirasanin

SABTU, 15 JUNI 2019 | 08:42 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Majelis Hakim Konstitusi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) kemarin (Jumat, 14/6) memberi kesempatan kepada pihak termohon, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan pihak terkait dalam hal ini pasangan Jokowi-Maruf Amin, untuk menyampaikan jawaban dalam sidang lanjutan hari Selasa (18/6).

Sedianya persidangan lanjutan akan digelar hari Senin (17/6). Namun Majelis Hakim Konstitusi dapat menerima alasan-alasan yang disampaikan pihak termohon dan pihak terkait, sehingga sidang lanjutan digelar hari Selasa pekan depan.

Salah satu yang dijadikan alasan adalah soal kesulitan mencari tiket. Alasan ini disampaikan Ketua KPU Arief Budiman yang harus mendatangkan saksi-saksi dari berbagai KPU di Indonesia.


Baca: Tiket Ke Jakarta Sulit, KPU Minta Perbaikan Jawaban Diundur

Menurut Arief Budiman, sekarang ini sedang sulit mencari tiket karena masih dipengaruhi oleh faktor libur Lebaran. Dia mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengundang KPU tingkat kota dan kabupaten dari Jawa Timur. Namun akhirnya KPU Pusat yang memutuskan ke Jawa Timur karena pihak yang mereka undang tidak bisa datang ke Jakarta.

Pernyataan Arief Budiman ini dianggap lucu dan menggemaskan oleh tidak sedikit warganet.

“Kurang-kurangi naik pesawat yah,” komentar @zarazetirazr sambil mengunggah link berita yang berisi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar PNS melakukan efisiensi dalam perjalanan dinas.

“Tiket apa nih. Kok jadi KPU yang mengurus. Tugas dia urusin pilpres dan kecurangan. Tidak ada urusan sama tiket. Kerjaan orang lu kerjain Rif,” tulis akun @karinbahary2.

“Basi tau gak. Arif Budiman ada anggarannya kok bilang susah tiket mahal. Nih saya week end pulang ke Jakarta. Kerja nambal ban aja di bandara ada yang ngurusin,” sambung @Rudetiawanst.

Akun @Adra_silent dalam komentarnya menulis, “@mas_abudiman jurus ngeles apalagi yang kamu keluarkan. Baiklah aku doakamu kamu, KPU dan Bawaslu semoga Allah kabulkan dalam waktu dekat.”

“Hahaha, tanya ke Kemenhub kenapa sulit? Seperti sidang MK dadakan ae,” tulis pemilik akun @NoeroelHoeda pula.

Kembali ke Ketua KPU Arief Budiman. Dalam persidangan PHPU di MK kemarin, karena sulit mencari tiket, Arief Budiman sempat meminta agar sidang lanjutan digelar hari Rabu (19/6). Namun permintaan ini tidak disetujui Majelis Hakim Konstitusi. Seperti sudah disampaikan sebelumnya, sidan gakan digelar hari Selasa mendatang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya