Berita

Habiburokhman/Net

Publika

Caleg Ganteng Masuk Senayan

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 07:36 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

ADA caleg dari Partai Gerindra. Bertarung di Dapil Jakarta Timur. Menyingkirkan 6 orang caleg incumbent. Gantengnya kebangetan. Extrim. Cooler than ice.

Seandainya bukan politik, dia pasti masuk elite super model. Satu ruang dengan Max Roger, Zach Miko, Ben Whit dan Alex Frankel. Fotonya akan sering menghiasi majalah Vogue, Man World, dan Style. Dia bakal rutin tampil di pentas catwalk Milan Fashion Week atau Settimana della moda.

Namanya Habiburokhman. Aktifis 98 asal Lampung. Dia berhasil meraih 75 ribuan suara. Urutan ke 3 terbanyak. Senayan menantinya.


Selain paras yang tampan, modalnya nyaleg adalah dengkul. Terinspirasi perang gerilya Jenderal Sudirman, Habiburokhman merilis metode "Jalan-Jalin". Akronim dari "Jalan-jalan jalin silahturahmi".

Jenderal Sudirman menciptakan konsep "Tentara Pejuang". Aktifitas Habiburokhman membangun sebuah paradigma "Lawyer Pejuang".

Menurut aktifis HAM, Ibu Nursyahbani Katkasungkana, metode "Jalan-Jalin" itu briliant.

"Habiburokhman orang hebat," kata Kepala Suku Tionghoa Jusuf Hamka.

Paras tampan, dengkul, dana terbatas, Habiburokhman dibantu tim inti sekitar 15 orang aktifis. Ngga dibayar. Militansi tanpa batas adalah kuncinya. Tim inti dikomandaoi Pengecara Ali Lubis yang dulu berjasa mengeluarkan Isfan dan Muhtadi, dua pelajar penimpuk batu Ahok.

Habiburokhman masuk senayan, Ahoker gigit jari. Dia salah satu figur paling dibenci Ahoker. Jasanya besar menumbangkan rezim Ahok dan memenangkan Anies-Sandi. Thus disayang umat dan ulama.

Lolosnya Habiburokhman ini menarik karena metode kampanye anti mainstream yang dia praktekkan semula dipandang sebelah mata.

Ketika semua caleg nyewa Billboard dan tebar ribuan Baliho, dia justru pasang spanduk berbahan karung beras yang murah meriah.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya