Berita

Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

SBY Sengaja Pasangkan Jebakan Batman Untuk Prabowo?

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 17:23 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyampaikan langsung soal pilihan politik almh. Ibu Ani Yudhyono kepada Prabowo Subianto ketika Prabowo berkunjung ke kediaman SBY di Cikeas untuk menyampaikan rasa duka.

Itu terjadi pada hari Senin yang lalu (3/6). Baru di hari itu Prabowo bisa  menyampaikan langsung ucapan duka atas kepergian Ibu Ani Yudhoyono untuk selamanya.

Prabowo sedang dalam perjalanan dari luar negeri sehingga tidak bisa menghadiri pemakaman Ibu Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, sehari sebelumnya, Minggu, (2/6).


Ibu Ani Yudhoyono meninggal dunia karena penyakit kanker darah yang dideritanya. Ibunda dari Agus H. Yudhoyono dan Edhi B. Yudhoyono ini menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu pekan lalu (1/6).

Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, SBY yang Ketua Umum Partai Demokrat antara lain menceritakan pilihan politik Ibu Ani Yudhoyono pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Usai pertemuan, SBY juga yang meminta agar Prabowo yang adalah Ketua Umum Partai Gerindra memberikan testimoni mengenai almh. Ibu Ani Yudhoyono.

Testimoni Prabowo itu kemudian mengundang reaksi negatif dari pendukung SBY. Prabowo pun dihujani caci maki dan dianggap tidak punya etika karena membicarakan politik di saat SBY masih berduka.

Salah seorang jurubicara Prabowo dalam Pilpres 2019, Andre Rosiade, menegaskan bahwa apa yang disampaikan Prabowo dalam testimoninya itu sesuai dengan apa yang disampaikan SBY dalam pertemuan.

“Yang disampaikan oleh Pak @prabowo di depan wartawan, persis yg diucapkan Pak @SBYudhoyono ke Pak @prabowo. Enggak ada lebihkan dan nggak ada yg di kurangi. Silahkan Publik menilai sendiri,” tulis Andre di akun Twitter miliknya.

Pak @prabowo dibully ttg pilihan Bu Ani di Pilpres 2014 dan 2019, padahal info ini di dapatkan langsung oleh Pak @prabowo langsung dari Pak @SBYudhoyono. Dan Pak @SBYudhoyono sendiri yg minta agar Pak @prabowo testimoni ttg kebaikan bu ani didepan wartawan waktu mau pulang,” sambungnya.

Dua twit Andre itu sejauh ini sudah direspon oleh ribuan netizen.

Sebagian besar tampaknya memberikan dukungan untuk Prabowo yang oleh Andre disebut menjadi korban bully.

“SBY emang begitu orang. Saya semenjak dia bilang akan mendukung di pilpres 2019 ke kubu Pak Prabowo. Saya sdh curiga. Karena SBY orangnya culas terlihat dari gestur dan wajahnya. Tidak pernah ikhlas. Mereka akan ditinggalkan rakyat dalam waktu dekat,” tulis @djokokris.

“sayang pak @SBYudhoyono dengan bersikap seperti ini, ditambah respons kader2nya yang over acting malah menurunkan simpati termasuk saya, dari 2009-2019 keluarga saya slalu menyisihkan suara u Demokrat, kami sepakat sekeluarga di 2024 good by @PartaiDemokrat,” tulis @diatius.

“Sempat yaa, lgi berduka @SBYudhoyono mikirin politik dan masih pasang jebakan betmen #ProudOfPrabowo,” tulis @zhamjie.

“Tidak punya harga diri dan Kehormatan. Ambisius demi Kepentingan sang anak yg tidak diterima rakyat. Partai yg berdiri dalam ke abu2an. Dunia luas, tapi terlalu sempit utk orang yg suka berkhianat,” komentar @biswadi pula.

Namun demikian ada juga netizen yang mencoba meluruskan dan mengajak menyimak kembali pernyataan SBY saat meminta agar pernyataan Prabowo mengenai dukungan Ibu Ani dikembangkan.

“Cb simak n telaah baek2 komentarnya SBY saat itu, SBY tdk ada menyangkal tp blg tdk elok dgn alasan lg suasana duka jgn bicara politik, kl di jawa ada ungkapan "Bener ora pener" (bs jd berkata benar tp pd suasana yg TIDAK tepat),” demikian tulis @maydo2018.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya