Berita

Rusuh 22 Mei/RMOL

Politik

Hapus Rasa Janggal, KNPI Dorong Pembentukan TGPF Rusuh 22 Mei

SABTU, 08 JUNI 2019 | 19:33 WIB | LAPORAN:

Aksi kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei lalu menyisakan banyak pertanyaan. Khususnya, mengenai penanganan aparat terhadap para demonstran.

Ketua Bidang Kebijakan Publik, DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2018-2021, Azhar Adam menilai bahwa perspektif sosial harus diutamakan dalam memandang kasus ini ketimbang perdebatan mengenai pilihan politik.

Dia menggarisbawahi mengenai adanya korban luka akibat kekerasan aparat, hingga korban hilang yang belum jelas keberadaannya.


“Secara objektif harus diakui ada hal yang salah dalam penanganan ketika terjadi penyampaian aspirasi di tanggal 21-22 Mei tersebut," katanya kepada wartawan, Sabtu (8/6).

Azhar mendesak pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) guna menyelesaikan permasalahan ini hingga ke akar.

Menurutnya, sejauh ini informasi yang didapat sebatas klarifikasi dari pihak kepolisian, yang tetap saja tidak bisa menghapus rasa janggal di masyarakat.

"Tragedi 21-22 Mei bukan hanya soal bentrok politik, tetapi sudah menyangkut persoalan korban kemanusiaan yang tidak perlu terjadi di masa mendatang," jelas Azhar

"Karenanya KNPI menanggapi perlu segera dibentuk Tim Pencari Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar hasilnya bisa jadi titik balik untuk membersihkan noda sejarah demokrasi hari ini," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya