Berita

Foto: Istimewa

Politik

AHY Dan Ibas Ke Rumah Mega, Tendry: Harga Keindonesiaan Lebih Mahal Dari Kontestasi Politik

RABU, 05 JUNI 2019 | 20:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ini bukan halal bihalal biasa. Bagi yang menyaksikan langsung, ini pertemuan yang mengharukan.

“Pertemuan itu mengajarkan kita bahwa politik itu bisa sangat beradab dan memanusiakan,” ujar Firman Tendry Masengi.

Aktivis era 1990an ini tengah bercerita tentang kunjungan kedua putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/6).


Tendry membandingkan pertemuan itu dengan kontestasi politik yang baru saja berlalu. Kontestasi yang berlangsung keras dan diwarnai sikap bermusuhan di antara dua kelompok pendukung pasangan capres dan cawapres.  

Ketika pertemuan terjadi, Tendry ada di ruang utama keluarga Mega dan menyaksikan dari dekat pertemuan bersejarah itu. Tendry merupakan salah seorang mantan aktivis mahasiswa era 1990an yang memiliki kedekatan khusus dengan keluarga Mega dan alm. Taufiq Kiemas.

Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1440 H, digunakan oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono untuk bersilaturahmi ke kediaman Mega.

AHY didampingi istrinya Annisa Pohan, sementara Ibas datang bersama istrinya, Siti Rubi Aliya Rajasa.

AHY dan Ibas mengenakan batik hitam dan peci hitam. Sementara Annisa dan Aliya mengenakan kebaya putih gading. Rambut keduanya disanggul indah ke belakang.

Di dalam ruangan utama kediaman tuan rumah, Mega didampingi dua anaknya, Puan Maharani Kiemas dan Muhammad Prananda Prabowo yang didampingi istrinya Nancy Prananda.

Sebelum memasuki kediaman Mega, AHY dan Ibas Yudhoyono disambut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Di ruangan utama, Mega dan tamu-tamunya duduk melingkari meja bundar yang ditutup kain merah marun. Pembicaraan berlangsung hangat.

AHY dan Ibas menyampaikan salam dari SBY yang tidak bisa ikut berkunjung ke kediaman Mega. Mereka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mega karena telah menyempatkan diri hadir dalam pemakaman ibunda mereka, Ani Yudhoyono, hari Minggu lalu (2/6).

Ani Yudhoyono meninggal dunia di Singapura karena kanker darah yang dideritanya. Setelah tiga bulan berada dalam perawatan intensif di National University Hospital (NUH), Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir pada hari Sabtu (1/6).

Kepergian Ibu Ani Yudhoyono adalah kehilangan besar bagi SBY dan anak-anaknya.

Kehadiran Mega di Taman Makam Pahlawanan (TMP) Kalibata untuk menyaksikan pemakaman Ani Yudhoyono menjadi semacam oase di tengah kebekuan politik yang berlangsung lama.

Kehadiran anak-anak SBY di kediaman Mega hari ini pun menambah kehangatan hubungan dua keluarga mantan presiden itu.

Tendry berharap pertemuan keluarga dua mantan presiden yang selama ini digambarkan berseberangan membuka mata seluruh anak bangsa bahwa ada satu hal yang paling penting untuk dijaga bersama: Indonesia.

“Harga keindonesiaan kita lebih mahal dari sekadar kontestasi politik,” ujar Tendry lagi.

Di akhir pertemuan, Puan Maharani berinisiatif untuk mengabadikan pertemuan itu lewat sebuah selfie.

Tidak ada hal lain yang tergambar dari pose selfie mereka itu, kata Tendry lagi, kecuali kehangatan dan persaudaraan belaka.  

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya