Berita

Bendera China/Net

Dunia

China Keluarkan Travel Warning Untuk Amerika Serikat

SELASA, 04 JUNI 2019 | 22:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning untuk perjalanan ke Amerika Serikat pada hari Selasa (4/6). Peringatan terbaru itu mengatakan bahwa pengunjung asal China mengalami interogasi dan bentuk lain dari pelecehan yang dilakukan oleh agen-agen penegak hukum Amerika Serikat.

Selain itu, peringatan juga dikeluarkan atas pembantaian senjata dan perampokan yang marak terjadi di negeri Paman Sam.

Peringatan itu mendesak warga negara China dan badan-badan yang didanai China untuk meningkatkan kesadaran keselamatan mereka dan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dan menanggapi secara tepat dan aktif.


Travel warning itu dikeluarkan selang sehari setelah mahasiswa dan akademisi China diperingatkan tentang resiko dalam belajar di Amerika Serikat.

Pada hari Selasa (4/6), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengeluarkan peringatan terpisah terkait serangan senjata dan kejahatan lainnya di Amerika Serikat.

"Dalam beberapa hari terakhir telah terjadi insiden kekerasan senjata, perampokan dan pencurian di Amerika Serikat," kata kementerian itu, seperti dimuat Channel News Asia.

"Departemen mengingatkan wisatawan China untuk sepenuhnya mengevaluasi risiko pergi ke Amerika Serikat, untuk memahami pemeliharaan ketertiban umum dari tujuan mereka, undang-undang dan peraturan, dan untuk secara sadar meningkatkan kesadaran mereka tentang tindakan keselamatan untuk memastikan keselamatan mereka," tambahnya.

Perusahaan dan warga negara China di Amerika Serikat juga harus mengetahui pelecehan dari lembaga penegak hukum. Kedua lansiran itu berlaku hingga 31 Desember 2019.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya