Berita

Jared Kushner/Net

Dunia

Menantu Trump: Palestina Tidak Mampu Menentukan Nasib Sendiri

SENIN, 03 JUNI 2019 | 21:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penasihat Senior Gedung Putih Jared Kushner mengatakan bahwa Palestina mungkin akan layak untuk menentukan nasib sendiri di masa depan. Namun dia menegaskan bahwa dukungan atas negara Palestina harus dihentikan karena ketidakpastian atas kemampuan Palestina dalam memerintah sendiri pada saat ini.

Hal itu disampaikan Kushner yang juga merupakan menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam wawancara televisi dengan Axios pada program HBO (Minggu, 2/6).

Ditanya soal apakah dia yakin Palestina mampu memerintah diri sendiri tanpa campur tangan Israel, Kushner mengatakan ada kemungkinan.


"Itu yang harus kita lihat. Harapannya, mereka (Palestina) seiring waktu, akan menjadi mampu memerintah," kata Kushner.

"(Palestina) perlu memiliki sistem peradilan yang adil, kebebasan pers, kebebasan berekspresi, serta toleransi untuk semua agama," tambahnya.

Namun dalam kesempatan yang sama, Kushner menghindari mengatakan secara eksplisit apakah rancangan kebijakan Amerika Serikat untuk Israel dan Palestina yang dirancangnya akan mencakup solusi dua negara, yang merupakan landasan kebijakan Amerika Serikat selama beberapa dekade atau tidak.

"Saya pikir mereka harus memiliki penentuan nasib sendiri. Saya akan meninggalkan detail sampai kita keluar dengan rencana yang sebenarnya," kata Kushner.

Dikabarkan Al Jazeera, Kushner bulan lalu mengindikasikan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari kebijakan solusi dua negara.

"Jika Anda mengatakan dua negara, itu berarti satu hal bagi Israel, itu berarti satu hal bagi Palestina," katanya kepada Institut Washington untuk Kebijakan Timur Dekat bulan lalu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya