Berita

Bendera Merah Putih/Net

Politik

KN RMI: Akhiri Perpecahan, Mari Bersama Bangun Bangsa

SENIN, 03 JUNI 2019 | 16:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pelaksanaan Pilpres 2019 yang berlangsung aman dan lancar patut disyukuri sebagai kemenangan terbesar bagi demokrasi di Indonesia.

Koalisi Nasional Relawan Muslim Indonesia (KN RMI) Ton Abdillah Has menyebut bahwa rakyat Indonesia telah membuktikan kedewasaan dalam berdemokrasi.

KN RMI sebagai relawan pendukung Joko Widodo-Maruf Amin bersyukur atas pasangan nomor urut 02 itu kembali terpilih berdasarkan pengumuman hasil rekapitulasi pilpres Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Meskipun hasil resmi masih menunggu sidang sengketa suara dan dugaan kecurangan pemilu di Mahkamah Konstitusi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (3/6)

Lebih lanjut, mantan ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu mengajak seluruh tim pemenangan dan relawan Jokowi-Ma'ruf untuk terus bergerak merangkul semua komponen bangsa. Salah satunya dengan tidak melakukan euforia yang berlebihan.

“Kini, tugas kita adalah merangkul kembali seluruh komponen masyarakat Indonesia, agar bersatu kembali. Akhiri fitnah dan perpecahan politik, mari bersama membangun bangsa Indonesia," ujar ketua umum Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) itu.

Sementara itu Dewan Pakar KN RMI, Eddy Faisal meyakini periode kedua Jokowi yang didampingi Kiai Maruf Amin, akan lebih tegas dan lugas dalam menyelesaikan pelbagai persoalan dan kebutuhan bangsa guna mewujudkan harapan seluruh masyarakat Indonesia.

Dia yakin Kiai Maruf akan merefleksikan politik Islam yang santun dan menjadi rahmatan lil alamiin bagi seluruh lapisan umat beragama di Indonesia.

"Indonesia akan menjadi contoh betapa indahnya beragaman, kebhinnekaan, dan kepemimpinan yang melindungi, melayani, dan tranformatif", ujar kader Nahdlatul Ulama ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya