Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Kerjaan Hendropriyono Bikin Fahri Hamzah Kecewa

SABTU, 01 JUNI 2019 | 19:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pancasila merupakan ideologi sebagai azas negara yang sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Namun patut disayangkan masih ada pihak-pihak yang seolah terus memprovokasi bahwa Pancasila belum final.

"Ini yang khawatir saya, ada yang rawan ini. Ada yang memprovokasi seolah-olah ini (Pancasila) belum final, padahal udah dianggap final," kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam pidato Hari Pancasila di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6).

Fahri menjelaskan bahwa pihak-pihak yang dimaksud adalah orang yang sering menuding ada kelompok masyarakat yang pro khilafah. Semakin mengecewakan karena tudingan itu muncul dari para generasi tua yang provokatif.


Fahri bahkan menyebut nama mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono sebagai salah satu generasi tua yang dimaksud.

"Saya terus terang kecewa betul itu dengan tokoh-tokoh tua macam Pak Hendro, kerjaannya itu lho,” kata Fahri.

Legislator asal Sumbawa NTB ini menilai terminologi khilafah yang digembar-gemborkan oleh pihak-pihak tersebut terjadi karena ketidakpahaman. Sebab, khilafah merupakan konsepsi di dalam alquran terkait membebaskan sistem pemerintahan.

"Ini orang mau bikin khilafah, khilafah apa? Khilafah itu konsep ada dalam alquran. Itu bentuk kenegaraan, mau jadi kerajaan oke, mau jadi kesultanan oke, mau jadi the new republik oke, atau mau menjadi federasi oke, mau menjadi apapun oke,” ujarnya.

“Khilafah itu artinya pertanggungjawaban kita ini mengurusi sesama," demikian Fahri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya