Berita

Amien Rais/RMOL

Politik

Koleganya Banyak Ditangkap, Amien Rais: Biasa, Buya Hamka Juga Pernah Dibui

KAMIS, 30 MEI 2019 | 23:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi, Amien Rais tak gentar dengan banyaknya penangkapan tokoh yang dekat dengan kubu pasangan calon nomor urut 02 oleh aparat kepolisian.

Ia menyebut, penangkapan tokoh-tokoh besar oleh pengasa juga kerap terjadi di masa lalu lantaran kritis terhadap pemerintahan.

"Pak Hamka itu ulama besar, tapi karena mengkritik kekuasaan sempat mendekam di penjara beberapa tahun," ujar Amien Rais di Pelataran Masjid Attin TMII, Jakarta Timur, Kamis (30/5).


"Dan Bapak Mohammad Natsir bekas perdana menteri, beliau orangnya sangat ikhlas, sangat luar biasa akhlaknya. Bahkan beliau yang menetapkan dari negara federal ke negara kesatuan, beliau juga menginap di penjara beberapa tahun," sambungnya.

Karenanya, ia meminta kepada para koleganya untuk tidak gentar dengan maraknya sejumlah penangkapan yang menimpa. Sebab, hal itu dinilai sebagai konsekuensi sebuah perjuangan.  

"Biasanya tokoh ataupun orang yang perjuangkan kebenaran memang berurusan dengan aparat, dengan penguasa. Jadi kalau sekarang para tokoh-tokoh kita yang memperjuangkan kebenaran terpaksa masuk bui, itu mungkin bisa," imbuh Amien yang juga mantan Ketua MPR itu.

Tercatat, sejumlah tokoh pendukung Prabowo-Sandi yang berurusan dengan kasus hukum, di ataranya Eggi Sudjana, Kivlan Zen, Bachtiar Nasir, Lieus Sungkharisma, Haikal Hasan, Permadi, hingga Mustofa Nahrawardaya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya