Berita

Gedung Putih/Net

Dunia

Washington Ungkap Faktor Kunci Untuk Hadapi Pengaruh Iran Di Timur Tengah

KAMIS, 30 MEI 2019 | 20:56 WIB | LAPORAN:

Amerika Serikat menyampaikan hal penting dalam upaya menghadapi pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah. Hal penting itu, adalah persatuan negara-negara di Teluk Arab.

Kementerian Luar Negeri AS berharap, konferensi tingkat tinggi negara-negara Arab yang digelar di Makkah dalam waktu dekat dapat kembali menyatukan Teluk, usai perselisihan diplomatik dengan Qatar yang telah berlangsung dua tahun lamanya.

Dalam beberapa waktu terakhir, isu perdamaian antara Qatar dan negara tetangganya kian mencuat. Puncaknya adalah kesediaan Qatar menghadiri KTT di Arab Saudi dengan mengirim Menlu mereka.


Hal itu kemudian ditanyakan awak media kepada Juru Bicara Kemenlu AS Morgan Ortagus dalam satu briefing media pada Rabu (29/5) kemarin.

"Saya tidak bisa menyampaikan banyak hal terkait masalah itu. Tapi saya bisa pastikan, berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah satu tahun setengah menjadi staf di Kedubes AS untuk Arab Saudi dan berinteraksi dengan banyak negara Teluk, bahwa menurut saya persatuan Teluk adalah hal vital dalam menghadapi pengaruh kotor Iran dan pemberantasan terorisme," katanya, seperti dikutip dari RT Arabic, Kamis (30/5).

Lebih lanjut Ortagus menambahkan, Amerika Serikat sangat berharap Dewan Kerjasama Teluk dapat bersatu kembali dalam menghadapi tantangan regional.

Pihaknya juga berharap ada resolusi baik yang dihasilkan dari KTT yang akan digelar di kota suci Makkah, Arab Saudi. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya