Berita

PM Malaysia Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Tun Mahathir Usulkan Emas Jadi Mata Uang Bersama Di Kawasan Asia Timur

KAMIS, 30 MEI 2019 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengusulkan penggunaan mata uang baru berbasis emas di kawasan Asia Timur. Mata uang baru itu nantinya akan menggantikan sistem mata uang untuk perdagangan yang berlaku saat ini.

Menurut pria yang akrab disapa Tun Mahathir itu, penggunaan emas sebagai mata uang perdagangan akan lebih stabil dibanding mata uang yang berlaku saat ini.

"Kita dapat melakukan banyak penyelesaian menggunakan mata uang (baru) itu. Mata uang itu harus dipatok ke mata uang lokal sebagai nilai tukar, yang merupakan sesuatu yang dapat dikaitkan dengan performa negara," ujarnya saat bicara di Konferensi Nikkei Future of Asia di Tokyo, Jepang, seperti dikutip dari CNA, Kamis (30/5).


"Dengan begitu kita tahu berapa banyak kita berutang, berapa banyak kita harus membayar dalam mata uang khusus Asia Timur," imbuhnya.

Lebih lanjut, Tun Mahathir juga menilai penggunaan dolar Amerika Serikat sebagai mata uang perdagangan global penuh dengan manipulasi. Penilaian itu berdasarkan pada fakta ketika satu negara dilanda krisis maka akan berdampak pada negara lain. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya