Berita

Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Gagal Bentuk Koalisi, Israel Segera Gelar Pemilihan Baru

KAMIS, 30 MEI 2019 | 07:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anggota parlemen Israel memilih untuk membubarkan parlemen setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal membentuk pemerintah koalisi pada Rabu (29/5).

Pemungutan suara di parlemen memicu pemilihan baru, yang akan digelar pada 17 September mendatang.

Netanyahu tidak dapat mencapai kesepakatan untuk koalisi sayap kanan baru setelah pemilihan bulan lalu.


Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Israel di mana seorang perdana menteri yang ditunjuk gagal membentuk koalisi.

Parlemen memilih 74 banding 45 untuk membubarkan diri setelah Netanyahu melewatkan batas waktu tengah malam waktu setempat pada hari Rabu (29/5).

Netanyahu sendiri diketahui memasuki negosiasi untuk membentuk pemerintahan koalisi setelah Partai Likudnya memenangkan 35 dari 120 kursi Knesset dalam pemilihan April lalu. Hasil itu mengantarkannya untuk masa jabatan kelima di kursi perdana menteri Israel.

Namun dia bentrok dengan mantan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman dari partai nasionalis Yisrael Beitenu. Dia menjadikan syarat untuk bersekutu dengan partai-partai Yahudi ultra-Ortodoks bahwa mereka harus mengubah rancangan wajib militer mereka.

Netanyahu kemudian mendorong pemilihan baru untuk mencegah Presiden Israel Reuven Rivlin memilih anggota parlemen lain untuk mencoba membentuk pemerintahan.

"Kami akan menjalankan kampanye pemilihan yang tajam dan jelas yang akan membawa kami kemenangan. Kami akan menang, kami akan menang dan publik akan menang," kata Netanyahu seperti dimuat BBC.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya