Berita

Rusuh 22 Mei/Net

Politik

Pengamat Intelijen: Rusuh 22 Mei Seperti Dirancang Mastermind Terlatih

RABU, 29 MEI 2019 | 11:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei lalu tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, kerusuhan seperti sudah direncanakan dan tidak dilakukan secara asal-asalan.

Pasalnya, aksi yang digelar untuk menolak hasil penghitungan suara pilpres itu awalnya berjalan dengan lancar dan aman. Baru saat tengah malam terjadi gelombang kerusuhan secara masif.

Begitu kata pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (29/5).


Menurutnya, jika melihat bukti-bukti tentang penyiapan serangan ke Bawaslu secara masif, maka patut diduga kerusuhan sudah direncanakan oleh dalang yang profesional.

“Punya mastermind yang tidak asal-asalan dan pasti terlatih,” duganya.

Berbagai kamuflase, dilakukan para perencana utk memperdaya aparat agar tidak dikenai pencegahan. Kamuflase itu bahkan telah terprogam secara rapi.

“Apa ini suatu gerakan massa berdasarkan nurani? Saya rasa tidak, ini terencana,” yakin wanita yang akrab disapa Nuning itu.

Dugaan dosen Universitas Pertahanan bukan tanpa alasan. Sebab, Polri juga telah merilis ada empat pejabat yang menjadi target dari kerusuhan tersebut.

“Ini khn ada faktor kesengajaan. Menakut-nakuti itu ciri khas perbuatan terorisme,” sambungnya.

Dia pun berkesimpulan bahwa ada situasi yang saling menunggangi dalam kerusuhan 22 Mei lalu.

Mereka adalah kelompok kepentingan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, para intelektual dan purnawirawan yang tidak puas dengan kepemimpinan Jokowi, serta kelompok kaum radikal.

“Termasuk para pemilik modal yang terusik dengan aturan-aturan pemerintahan Jokowi. Mereka bersatu padu melawan kemenangan Jokowi,” pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya