Berita

Menko Puan saat paparkan langkah perbaikan penyaluran Bansos di Komplek BI/Net

Politik

Pemerintah Terus Perbaiki Sistem Penyaluran Bansos

RABU, 29 MEI 2019 | 11:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah tengah mengupayakan penyaluran bantuan sosial (bansos) bisa sepenuhnya dilakukan dengan mekanisme elektronifikasi keuangan.

Saat ini, pemerintah sedang mengkaji sistem yang paling efektif dan efisien saat penerima manfaat ingin mencairkan bantuan untuk mengatasi penerima manfaat yang lupa pin ATM atau lupa membawa KTP. Termasuk, meningkatkan upaya literasi dan sosialisasi keuangan elektronik.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengaku masih mendengar banyak masalah dari warga yang ingin ingin mencairkan bantuan terutama dengan sistem elektronik.


“Untuk hal-hal semacam ini sedang terus kami perbaiki apalagi nanti elektronifikasi keuangan akan bertambah dan meluas manfaatnya,” katanya saat rapat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia di aula utama Syafrudin Prawiranegara, Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (28/5).

“Tentu butuh komitmen, dukungan dan pemahaman kita bersama dalam mewujudkan suatu sistem keuangan yang baik dan juga memudahkan bagi masyarakat ini ke depannya,” papar Menko PMK saat menyampaikan pandangannya.

Selain efektivitas dan efisiensi, sambung Puan, elektronifikasi keuangan melalui Bansos juga berhasil meningkatkan budaya menabung masyarakat.

Tercatat, Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah menjangkau 9,79 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) juga telah menjangkau 9,8 juta KPM.

“Sementara penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) ATM sampai 2019 telah mencapai 6,3 juta siswa (34,6 persen), dan Kepesertaan PBI JKN berjumlah 96,6 juta jiwa,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, politisi PDIP itu turut memaparkan rencana pemerintah untuk penyaluran Bansos di masa mendatang. Adapun arah kebijakan peningkatan elektronifikasi pada masa mendatang diarahkan untuk perbaikan kualitas data KPM melalui verivali di dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) secara berkala.

“Maka, untuk itu langkah integrasi Bansos ini harus kita lakukan dengan cara menentukan sasaran penerima, integrasi program dalam mendapatkan dukungan optimalisasi pembiayaan, menentukan mekanisme penyaluran dan waktu penyaluran, kita juga perlu dukungan infrastruktur, dan adanya monitoring dan evaluasi program,” kata Menko PMK dalam penutup pandangannya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya