Berita

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan/RMOL

Politik

Rencana Pembunuhan Empat Tokoh Adalah Kemunduran Peradaban

RABU, 29 MEI 2019 | 11:01 WIB | LAPORAN:

Terungkapnya rencana pembunuhan yang dilakukan enam tersangka massa kerusuhan aksi 21-22 Mei terhadap empat tokoh nasional serta satu pimpinan lembaga survei, menjadi bentuk kemunduran peradaban.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/5).

"Saya prihatin atas tetungkapnya fakta rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional, jelas ini merupakan kemunduran peradaban, mencoba untuk mempertontonkan penyelesaian dengan menghadirkan aksi kekerasan bersenjata dengan target hilangnya nyawa," ungkapnya.


Hal ini juga dikatakannya bukanlah hal yang sederhana, sebab rencana pembunuhan sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan negara.

"Ini merupakan serangan langsung terhadap kedaulatan negara, dimana eksistensi negara saat ini kembali diuji untuk memastikan dan menjamin hadirnya perlindungan negara terhadap segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, tidak terkecuali terhadap empat tokoh nasional," tuturnya.

Dengan kondisi ini, lanjut Arteria Dahlan, konstitisionalitas norma telah tegas, terang dan jelas, dimana negara melalui alat kelengkapan negara harus melakukan segala cara yang sesuai undang-undang untuk memberikan perlindungan terhadap semua anak bangsa termasuk empat tokoh nasional tersebut.

Polri merilis empat tokoh pejabat yang menjadi target pembunuhan. Yaitu, Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan dan Gories Mere. Serta seorang pimpinan lembaga survei swasta.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya