Berita

Abdul Azis/Dok

Politik

PP AMPG Akan Dorong Airlangga Diganti Dalam Munas

RABU, 29 MEI 2019 | 01:33 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar memperoleh 85 kursi dalam Pemilihan Legislatif 2019.
Ini dianggap kegagalan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

Beberapa pihak internal mendesak percepatan Munas partai beringin. Mereka memperkirakan persiapan akan dimulai usai Lebaran atau pertengahan Juni nanti.

Menanggapi desakan percepat Munas, Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Abdul Aziz menyatakan bahwa Munas Golkar memang seharusnya digelar tahun ini untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan partai di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Menanggapi desakan percepat Munas, Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Abdul Aziz menyatakan bahwa Munas Golkar memang seharusnya digelar tahun ini untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan partai di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

“Seperti kita ketahui bersama masa bhakti kepengurusan Ketum Airlangga akan selesai pada tahun ini, yang jadi perdebatan di internal adalah bulan apa Munas itu harus dilakukan," kata Abdul Aziz, Selasa (28/5).

Namun terpenting, menurut dia, evaluasi menyeluruh terhadap perolehan suara partai dalam Pemilu 2019.

Terkait isu yang berkembang adanya konsolidasi 25 DPD I dan II untuk mempercepat Munas, Abdul Aziz tak memungkiri.

“Kemungkinan besar ya, karena peran DPP saat Pileg kemarin dirasakan sangat minim di daerah bahkan nyaris tidak ada, maka berdasarkan evaluasi dan masukan dari ketua ketua PD AMPG di daerah bahwa percepatan Munas sudah mutlak untuk segera dilakukan," jelasnya.

Meski, dari elit-elit Golkar sendiri belum ada pergerakan apapun.

"Oh, kalau elit elit Golkar di atas kan sekarang masih wait and see, yang jelas selama ini Golkar sangat fair dalam memberikan evaluasi terhadap pimpinan, kalau dinilai gagal ya pasti kita dorong agar Ketum Airlangga diganti dalam Munas nanti," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya