Berita

Sampaikan temuan ke Komnas HAM/Net

Politik

Tim Advokasi Korban 225 Urai Temuan Di Komnas HAM

SELASA, 28 MEI 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tim advokasi korban kerusuhan 22 Mei (225) mendatangi Komnas HAM untuk menyampaikan beberapa temuan saat kerusuhan terjadi di ibukota beberapa waktu lalu.

Temuan yang dimaksud mengenai penanganan yang dilakukan aparat kepolisian dalam penangkapan dan penahanan yang dinilai sewenang-wenang.

“Penyiksaan lewat pemukulan yang sangat brutal lalu dilanjutkan dengan menyeret korban,” kata perwakilan tim advokasi, M Kamil Pasha di kantor Komnas HAM, Selasa (28/5).


Selain itu, ada juga temuan penangkapan yang dilakukan aparat di sekitar Asrama Brimob, Petamburan yang sarat dengan kekerasan.

“Terlihat korban tidak melakukan perlawanan akan tetapi tetap dilakukan pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum aparat,” ujarnya.

Atas alasan itu, Kamil menyebut bahwa pihaknya menilai tindakan kepolisian dalam penanganan kerusuhan 21 dan 22 Mei telah melanggar HAM dan menciderai kedaulatan negara. Termasuk menganggu keamanan, kenyamanan, dan keselamatan negara.

Tim meminta agar Komnas HAM segera memanggil Menkopolhukam dan Kapolri. Tujuannya, untuk mempertanyakan terkait dengan dugaan perlakuan tindakan kesewenang-wenangan pelanggaran SOP kepolisian.

“Termasuk dugaaan pelanggaran HAM yang dialami Warga Negara Indonesia atas nama korban aksi 21 dan 22 Mei 2019,” pungkasnya.

Saat ke Komnas HAM, tim advokasi turut membawa beberapa selongsong peluru yang ditemukan di lapangan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Perkuat Inovasi, Anak Usaha Pertamina Sabet Penghargaan CCSEA Enam Kali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19

Tio Aliansyah Diadukan ke DKPP Gegara Ikut Helikopter Bareng Anggota KPU

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55

Legislator Kebon Sirih Ingin jadi Batman Benahi Gotham City

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35

173 Bandit Jalanan di Jadetabek Sukses Diringkus Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15

Kejagung Didesak Bongkar Pihak Terkait Bos Tambang di Kalbar Tersangka Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53

Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49

Energy AdSport Challenge Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Komisioner Pertamina: Perempuan Jangan Takut Masuk Dunia STEM

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15

Fraksi PKB Bakal Panggil Kapolda dan Kajati Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12

Selengkapnya