Berita

Sofyan Basir/RMOL

Hukum

Pakai Rompi Oranye KPK, Sofyan Basir Irit Bicara

SELASA, 28 MEI 2019 | 00:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Direktur Utama (Nonaktif) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir (SFB) sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat keluar dari gedung antirasuah, Senin (27/5) pukul 23.30 WIB.

Sejak pukul 19.00 WIB tadi, penyidik memeriksa mantan dirut BRI itu.

Sofyan yang didampingi kuasa hukumnya, Soesilo Aribowo irit bicara saat dicecar pertanyaan oleh awak media terkait penahanannya.


"Pokoknya ikutin proses, terima kasih ya," singkatnya di lobi gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa Sofyan akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Cabang KPK Kav. K-4 di belakang Gedung Merah Putih KPK.

Dalam perkara ini, Sofyan diduga terlibat kontrak kerjasama pengadaan proyek PLTU Riau-1 bersama eks anggota Komisi VII DPR Eni Saragih untuk memuluskan tender pembangkit listrik tersebut.

Proyek PLTU Riau-1 ini merupakan salah satu agenda program pembangkitan listrik yang dicanangkan pada era kepemimpinan presiden Jokowi.

Rencananya, proyek tersebut akan dipegang oleh Blackgold Natural Recourses Limited, melalui anak perusahaannya PT Samantaka Batubara terkait kerjasama dengan PT Pembangkit Jawa-Bali dan China Huadian Engineering untuk proyek PLTU Riau-1.

Dalam proses penyidikan ini, Sofyan juga telah mengajukan gugatan praperadilan dan telah mencabutnya kembali lantaran dia tidak terima dengan penetapan statusnya sebagai tersangka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya