Berita

Foto:Net

Publika

Menuju: Kongres Rakyat Sumatera

SENIN, 27 MEI 2019 | 16:08 WIB | OLEH: DR. SYAHGANDA NAINGGOLAN*

HARI Minggu 26 Mei, saya diundang sebagai pembicara pada acara buka bersama Ikatan Keluarga Minang-Bandung (Alumni Mahasiswa ITB, UNPAD dan lain-lain bersuku Minang) dengan tema "Proyeksi Politik Indonesia Paska Pilpres".

Politik orang-orang Minang sudah jelas. Jadi kehadiran saya sesungguhnya hanya bentuk pengkonfirmasian saja atas keyakinan masyarakat Minang yang 87 persen memilih Prabowo dalam Pilpres 2019.

Namun yang menarik adalah keyakinan saya terkonfirmasi oleh guru politik saya, Zukri Saad (foto: memakai kaffeah), bahwa daerah-daerah Sumatera, dan beberapa daerah lainnya sedang membicarakan ide-ide hubungan Jawa dan luar Jawa yang lebih berkeadilan. Info bang Zukri.


Intelektual-intelektual dan berbagai universitas sudah memikirkan konsep-konsep pembangunan di Pulau Jawa tidak membebani hutang pada rakyat luar Jawa, khususnya rakyat Sumatera.

Sebagai tokoh NGO (Non Governmental Organization/LSM) terkenal di Sumatra, eks direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan salah satu tokoh sentral gerakan Mahasiswa ITB dan Bandung 77/78, Bang Zukri mempunyai catatan yang terukur dan perlu dipertimbangkan.

Pada kesempatan diskusi ini, kami orang-orang Sumatra memikirkan bagaimana negara ini baiknya ke depan. Bagaimana porsi investasi dan kerjasama investasi dan pembangunan ditentukan secara independen dari daerah masing-masing.

Untuk mengantisipasi itu saya mengusulkan agar dibuat organisasi mewakili kepentingan Sumatra yang lebih tegas. Saya usulkan Kongres Rakyat Sumatera.

Tentu karena ini diskusi, belum ada follow up yang direncanakan.

Mudah-mudahan kawan-kawan intelektual dari Aceh, Melayu, Palembang, Lampung dan lain-lain. nantinya tertarik merealisasikannya. Mulai dengan mendiskusikannya serentak.

Penulis adalah Direktur Eksekutif Sabang-Merauke Circle (SMC).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya