Berita

PDIP/Net

Politik

Pengamat: Hal Yang Wajar PDIP Ajukan Gugatan Ke MK

SENIN, 27 MEI 2019 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, gugatan PDIP di Mahkamah Konstitusi terkait Pemilihan Legislatif 2019 adalah hal yang wajar.

PDIP akan menggugat hasil rekapitulasi suara pileg yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke MK. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu mengklaim meraih kursi DPR sebanyak 133 kursi. Namun, hasil perhitungan KPU, PDIP hanya mendapatkan 129 kursi.

"Itu hak PDIP, kehilangan kursi karena sistem pemilu atau karena faktor lain. Itu yang akan mereka uji di MK penyebab hilangnya 4 kursi," kata Pangi saat dihubungi wartawan, Senin (27/5).


Di sisi lain, Pagi berharap Caleg PDIP yang lolos ke DPR bisa berkomitmen memenuhi janjinya kepada rakyat semasa kampanye.

"Caleg baru yang lolos ke DPR harus menyesuaikan diri dengan cepat," ujarnya.

Menurutnya, hal itu penting agar para anggota DPR yang baru ini bisa memaksimalkan kerjanya sesuai kewenanganya seperti, legislasi, budgeting dan pengawasan.

"Mereka harus menjalankan tugas pokoknya sebagi penyambung lidah rakyat dan jangan mengecewakan konstituennya," tambah Pangi.

KPU tlah menetapkan hasil Pemilu 2019 pada 21 Mei 2019 lalu. Keputusan KPU tertuang dengan Nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota Secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dari hasil rekap nasional KPU, PDIP menang di 19 provinsi dan menjadi jawara di Pileg 2019 dengan mengantongi suara secara keseluruhan sebesar 27.053.961 suara (19,33 persen).

Salah satu kantong terbesar peraihan suara adalah Jawa Tengah yang meloloskan 26 caleg ke Senayan. Dapil terbanyak yang menyumbangkan caleg DPR-nya yaitu Dapil V dan Dapil IV.

Menurut hasil rekap nasional KPU, 4 caleg PDIP dari Jateng V yang lolos ke senayan, diantaranya, Puan Maharani meraih 404.304 suara, Aria Bima meraih 123.529 suara, Rahmad Handoyo meraih 47.467 suara dan Muchamad Nabil Haroen meraih 34.530 suara.

Sementara untuk Dapil IV yaitu Bambang Wuryanto meraih 188.619 suara, Agustina Wilujeng Pramestuti meraih 115.697 suara, Paryono meraih 109.340 suara dan Dolfie OFP meraih 63.441 suara.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya