Berita

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini (kiri)/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Bambang Widjoyanto Punya Success Story Pernah Menang Di MK

SABTU, 25 MEI 2019 | 13:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi yang mengajukan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Bambang Widjoyanto adalah satu-satunya orang yang pernah berhasil mendiskualifikasi peserta Pemilu memenangkan gugatan di MK.

Begitu kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini di sela-sela diskusi publik bertajuk "MK Adalah Koentji" di Jl. Wahid Hasyim 49-51, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5).

"Satu-satunya putusan MK yang pernah mendiskualifikasi peserta pemilu adalah ketika Pak BW menjadi kuasa hukum. Yakni di Pilkada Kota Waringin Barat tahun 2010," kata Titi.


Meski demikian, Titi meyakini bahwa pembuktian dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM) seperti yang diajukan kubu 02 saat ini ke MK akan sulit. Meskipun, tokoh sekaliber BW telah memiliki sejarah gemilang yang berhasil memenangkan gugatan di MK.

"Terus terang bukan sesuatu yang mudah untuk membuktikan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan sistematis (TSM). Meskipun kuasa hukum dari 02, Pak BW, itu punya success story," tuturnya.

Sebab, lanjut Titi, untuk Pemilu serentak 2019 ini merupakan memiliki karakteristik dan aturan yang berbeda dengan pemilu biasa. Karenanya, penyelenggara pemilu tidak hanya mengurusi pilpres.

"Pilpres dan pilkada dari sisi luasan wilayah, spektrum jumlah pemilih, aktor-aktor atau instrumen penyelenggara yang berlipat-lipat," demikian Titi.

Hadir juga narasumber dalam diskusi tersebut TKN Jokowi-Maruf Ade Irfan Pulungan, BPN Prabowo-Sandi Denny Indrayana, Politisi Golkar Jerry Sambugua, Jubir BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade, dan pakar hukum tata negara. Prof Juanda.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya