Berita

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu/Net

Nusantara

Meski Lolos Ke Senayan, Syaikhu Masih Ingin Jadi Wagub DKI

JUMAT, 24 MEI 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu lolos dalam Pemilihan Legislatif 2019 dengan perolehan suara 130 ribu lebih di Dapil Jawa Barat VIII.

Meski hampir pasti melenggang ke Senayan, namun ia mengaku masih berharap dipilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

"Di Senayan juga belum dilantik. Kalau pemilihan sebelum 1 Oktober ya engak ada alasan juga untuk saya mundurkan. Tapi kan belum dilantik DPR RI," kata Syaikhu saat ditemui di Balai Kota DKI, Jumat (24/5).


Kekosongan kursi DKI 2 yang terlalu lama pasca mundurnya Sandiaga Uno menjadikan alasan dirinya untuk mengabdi pada warga Jakarta mendampingi Anies.

"Sudah terlalu lama (kosong). Sementara persoalan di DKI banyak hal yang harus ditangani," tegas Syaikhu.

Terlepas dari itu, dirinya juga berharap besar DPRD khususnya Pansus Wagub di DPRD DKI bisa bekerja cepat sehingga kursi wagub terisi.

"Mudah-mudahan temah-teman di dewan bisa cepat menyelesaikan Pansus kemudian juga panelisnya dibentuk dan sesuai dengan aturan yang dibuat itu segera dipilih Wagub yang disepakati," tuntasnya.

Saat ini, Syaikhu merupakan salah satu kandidat Cawagub yang direkomendasikan Gubernur Anies ke DPRD DKI Jakarta bersama dengan kandidat lainnya, yakni Agung Yulianto. Bersama dengan Agung, Syaikhu akan beradu mendapatakan kursi DKI 2.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya