Berita

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti/RMOL

Nusantara

PT KCI: Unjuk Rasa 22 Mei Turunkan Volume Penumpang Hingga 300 Ribu

KAMIS, 23 MEI 2019 | 22:34 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti menyebut bentrokan yang terjadi pada (22/5) siang hingga malam cukup berdampak pada volume penumpang.

"Kalau untuk volume penumpang, hilang sekitar 300 ribu penumpang di tanggal 22 Mei. Pada 21 Mei sekitar 1 juta volume penumpang, tanggal 22 menjadi 728 ribu volume penumpang karena dua stasiun ditutup," kata Wiwik di Jakarta, Kamis (23/5).

Dua stasiun yang ditutup adalah Stasiun Palmerah dan Tanah Abang. Ia beralasan, penutupan tersebut lantaran demi keamanan dan kenyamanan penumpang.


Terlebih aksi 22 Mei juga terjadi di fly over Jati Baru arah Slipi.

"Kami berharap normal, tapi kami mengutamakan keselamatan aset di Stasiun Tanah Abang dan keselamatan penumpang. Aksi masa di flyover Jati Baru di atas peron-peron ini kan bahaya. yang dilempar kan ada batu, yang ditakuti bahan mudah terbakar. Oleh karena itu peron Stasiun Tanah Abang dikosongkan. Kereta juga kami kosongkan," jelasnya.

Sayangnya, Wiwik enggan menjelaskan secara rinci mengenai kerugian yang diderita atas bentrokan tersebut.

"Kerugian jelas ada ya. Tim pengamanan bekerja sama TNI Polri. Stasiun baik-baik saja. Ada support penumpang juga yang menjaga bersama," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya