Berita

Foto: Net

Politik

Ulama Dan Habaib Madura Ancam Tutup Suramadu?

SELASA, 21 MEI 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Beredar seruan Forum Ulama dan Habaib Madura untuk tetap berangkat dan bergabung dengan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) di Jakarta pada Rabu (22/5) besok.

Salah satu penandatangan seruan itu, Farouq Alawi saat dikonfirmasi melempar kepada Ketua Forum & Habaib Madura.

"Bukan masalah benar nggaknya, informasi yang akurat bisa tanya ketua forum saja Habib Faishol Fad'aq," ujar Farouq saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/5).


Selain Farouq, surat tersebut ditandatangani empat nama lainnya yaitu, Faishol Fad'aq, Abdullah Khon Thobroniy, Ali Karrar Shinhaji dan Jurjiz Muzammil.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan rencana menutup Jembatan Suramadu jika aparat kepolisian menghalangi perjalanan mereka menuju Jakarta.

Berikut isi lengkap surat imbauan dimaksud:

Segala puji bagi Allah Tuhan alam semesta, sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga kita selalu mendapat perlindungan dan diberi kekuatan oleh Allah.

Menyikapi adanya Penghadangan massa yang ingin mengikuti Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat pada tanggal 22 Mei di setiap titil jalan menuju Jakarta oleh aparat kepolisian. Kami, Ulama dan Habaib Madura akan menempuh dua langkah:

1. Tetap berangkap ke Jakarta dengan terus terang tujuan bergabung  dengan GNKR (Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat) yang dilimdungi UU  dengan cara bersama-sama dari 4 Kabupaten Di Madura sehingga aparat  kewalahan untuk menghalanginya.

Titik kumpul di Masjid Nyiburan Lomaer nanti malam ba'da Isya' awal

2. Apabila ini juga dihadang, maka semua turun menutup Suramadu dalam  masa tanggal 21-22 Mei dan memanggil semua mobil-mobil truk kaum Madura agar ikut memacetkan Suramadu.

Demikian instruksi kami, semoga mendapal perhatian dari masyarakat. Teriring doa semoga tercatatat jihad fi sabilillah. Aamin Yarobbal'Alamin
.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya