Berita

Parpol 2019/Net

Politik

Hasil Pemilu 2014 Dan 2019, Inilah Parpol Yang Melejit Dan Terjungkal

SELASA, 21 MEI 2019 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) merampungkan penghitungan hasil suara Pemilu 2019, Selasa dinihari (21/5).

Hasilnya, hanya ada 9 dari 16 partai politik yang lolos ke Senayan dengan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang sudah ditetapkan dalam UU Pemilu yaitu 4 persen.

9 parpol itu semuanya adalah parpol lama, tidak satu pun parpol baru yang lolos ke DPR.


Jika dibandingkan dengan hasil Pemilu 2014 lalu, ada partai yang melejit alias memperoleh kenaikan suara signifikan seperti Partai Nasdem, PDIP dan PKS.

Dan ada juga parpol yang terjungkal atau penurunan suara drastis seperti Partai Hanura, Partai Demokrat dan PPP.

Berikut hasil Pemilu 2019 dan 2014:

Pemilu 2019:
Lolos Parlemen
PDIP: 27.053.961 suara (19,33 persen)
Partai Gerindra: 17.594.839 suara (12,57 persen)
Partai Golkar: 17.229.789 suara (12,31 persen)
PKB: 13.570.097 suara (9,69 persen)
Partai Nasdem: 12.661.792 suara (9,05 persen)
PKS: 11.493.663 suara (8,21 persen)
Partai Demokrat: 10.876.507 suara (7,77 persen)
PAN: 9.572.623 suara (6,84 persen)
PPP: 6.323.147 suara (4,52 persen)

Tidak lolos Parlemen
Partai Perindo: 3.738.320 suara (2,67 persen),
Partai Berkarya: 2.929.495 suara (2,09 persen),
PSI: 2.650.361 suara (1,89 persen),
Partai Hanura: 2.161.507 suara (1,54 persen),
PBB: 1.099.848 suara (0,79 persen),
Partai Garuda: 702.536 suara (0,50 persen),
PKPI: 312.775 suara (0,22 persen).

Pemilu 2014:
Lolos Parlemen
PDIP 23.681.471 suara (18,95 persen)
Partai Golkar 18.432.312 suara (14,75 persen)
Partai Gerindra 14.760.371 suara (11,81 persen)
Partai Demokrat 12.728.913 suara (10,9 persen)
PKB 11.298.950 suara (9,04 persen)
PAN 9.481.621 suara (7,59 persen)
PKS 8.480.204 suara (6,79 persen)
Partai Nasdem 8.402.812 suara (6,72 persen)
PPP 8.157.488 suara (6,53 persen)
Partai Hanura 6.579.498 suara (5,26 persen)

Tidak lolos Parlemen
PBB 1.825.750 suara (1,46 persen)
PKPI 1.143.094 suara (0,91 persen).


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya