Berita

Prabowo Subianto/Repro

Politik

Imbauan Prabowo Untuk Aksi 22 Mei: Perjuangan Kita Harus Damai Dan Jauh Dari Kekerasan!

SELASA, 21 MEI 2019 | 04:32 WIB | LAPORAN:

Rakyat Indonesia sedang dalam kerisauan. Hal ini dipicu oleh banyaknya kecurangan dalam proses pesta demokrasi lima tahunan yang baru saja digelar.

Capres 02 Prabowo Subianto menyebutkan, menjadi wajar jika kemudian rakyat Indonesia bergerak untuk menyampaikan aspirasi dan haknya yang kini sedang dirampas dan diperkosa. Hanya saja, ia berpesan agar aksi penyampaian pendapat tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

"Apapun tindakan dan aksi yang ingin Anda lakukan besok, kalau saudara-saudara sungguh mau mendengarkan saya, saya terus mengimbau agar semua aksi dan kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian. Kita menjalankan langkah konstitusional, langkah demokratis, tapi damai. Tanpa kekerasan apapun," ujarnya, dalam video imbauan, Selasa (21/5).


Imbauan Prabowo tersebut ditujukan kepada peserta yang rencananya akan menggeruduk Kantor KPU RI, Rabu (22/5)  hingga tiga hari kemudian. Mereka menyuarakan banyaknya kecurangan dalam proses Pemilu 2019.

Eks Danjen Kopassus itu menambahkan, dirinya mendengar serangkaian isu yang menyebut aksi itu akan berujung kekerasan. Oleh karenanya, ia menyeru kepada para pendukungnya untuk tidak melakukan kekerasan selama menggelar aksi.

"Sekali lagi, apapun tindakan lakukan dengan damai, dengan bersahabat, dengan kekeluargaan, kita mohon aparat penegak hukum benar-benar mengayomi rakyat," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan bahwa dirinya dan seluruh jajaran tidak mempunyai niat sedikitpun untuk makar dan menggulingkan pemerintahan yang sah. Sebaliknya, ia justru ingin menyelamatkan hukum dan menegakkan keadilan.

"Saya ingatkan perjuangan kita harus damai, harus bebas dari kekerasan. Memang kami banyak yang mantan tentara, kami mengerti apa arti perang dan kekerasan. Tapi kami sama sekali tidak menginginkan kekerasan dalam kehidupan berpolitik kita. Kalau terprovokasi, saya mohon, jangan dibalas," tandas Prabowo.

Tak hanya itu, ia juga menyebut perjuangan akan dilakukan sangat berat. Namun, seorang ksatria sejati memang senantiasa dihadapkan pada beratnya perjuangan.

"Jalan sulit itu jalan pendekar. Pendekar tidak boleh gentar menghadapi cobaan berat. Bilamana saudara disakiti, jangan balas," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya