Berita

Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo: Saya Harus Sekuat Tenaga Bela Eggi Dan Lieus

SENIN, 20 MEI 2019 | 22:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Calon presiden 02, Prabowo Subianto  pasrah tidak diizinkan menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma, petang ini (Senin, 20/5).

Keduanya kini mendekam di balik jeruji besi Polda Metro Jaya atas tuduhan makar.

Prabowo mengaku kedatangannya ini sebagai rasa kesetiakawanan. Ia juga berniat memberi makan sahur kepada dua tokoh kritis itu. Namun apa daya, petugas yang berjaga di depan ruangan tahanan (rutan) tak memberi akses.


Prabowo tak sendirian. Ia ditemani sejumlah tokoh dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) di antaranya Dahnil Anzar Simanjuntak, Titiek Soharto, Amien Rais, Sudirman Said, Fadli Zon.

Selain mereka juga terlihat beberapa purnawirawan TNI/Polri yakni Letjen (Purn) Syafri Syamsuddin, Letjen (Purn) Agus Sutomo, Marsekal (Purn) Imam Sufaat, Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob, Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno.

Pihak kepolisian berdalil waktu jenguk tahanan sudah habis. Karena hanya dibatasi hingga pukul 15.00 WIB.

Makanan yang dibawa terpaksa dititipkan Prabowo kepada keluarga Eggi.

Saat kembali menuju mobil, Prabowo mengaku bisa memaklumi petugas yang berjaga hanya menjalankan tugas.

"Ya saya kira beliau direktur di sini, beliau petugas, beliau menjalankan tugas, beliau menjalankam perintah, ya kita hormati itu," ucap Prabowo kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Meski begitu, Prabowo berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk membela Eggi dan Lieus.

"Tapi saya juga harus berusaha sekuat tenaga saya, dari segi kemanusiaan dari segi kesetiakawanan dan saya merasa mereka tidak bersalah," ucap Prabowo.

Prabowo menyayangkan langkah pihak kepolisian yang langsung menetapkan keduanya sebagai tersangka, bahkan ditahan. Hanya karena menyampaikan pendapat.

"Indonesia demokrasi, menyatakan pendapat kok langsung diperiksa, ditahan seperti kriminal," kritiknya. 

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya