Berita

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani/RMOL

Politik

Anggota Komisi III DPR Yakin Pengamanan 22 Mei Tak Belenggu Suara Rakyat

SENIN, 20 MEI 2019 | 14:39 WIB | LAPORAN:

Penjagaan ketat yang dilakukan aparat kepolisian dan TNI di berbagai objek vital di Jakarta diyakini tak akan membelenggu hak warga negara dalam menyuarakan aspirasinya, dalam hal ini aksi 22 Mei mendatang.

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menjelaskan, penjagaan ketat dilakukan karena muncul informasi soal kelompok-kelompok yang terafiliasi dengan organisasi terorisme akan ikut serta dalam aksi unjuk rasa menjelang hingga penetapan hasil Pemilu 2019 tanggal 22 Mei nanti.

"Ini kan tidak boleh terjadi, sebetulnya pengamanan Polri yang dibantu TNI itu dalam konteks lebih mengamankan," tekannya saat ditemui di Kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5).


Perlu diketahui, pada tanggal 22 Mei nanti diperkirakan akan banyak massa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) bergerak ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Mereka akan menyuarakan tentang netralitas aparat negara dalam menyikapi pesta rakyat lima tahunan itu.

Terkait itu, Arsul yang juga Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku yakin kalau aparat kepolisian dan TNI akan menghormati aspirasi yang disuarakan rakyat.

"Saya yakin TNI dan Polri itu tidak akan mengurangi hak warga negara untuk berekspresi, berunjuk rasa sepanjang semuanya masih dalam koridor aturan," pungkas Arsul yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf ini.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya