Berita

HMAS Canberra di Tanjung Priok/Net

Politik

Pengamat: Seharusnya TNI Lebih Peka Dengan Situasi Politik Domestik

SENIN, 20 MEI 2019 | 09:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

TNI seharusnya peka dengan beragam spekulasi negatif yang berpotensi muncul selama Pilpres 2019 masih berproses. Termasuk, bisa mengantisipasi keresahan masyarakat terhadap kehadiran kapal-kapal asing yang bersandar di pelabuhan Indonesia.

Pengamat militer dari Institute for Security and Startegic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan bahwa kapal-kapal asing yang bersandar di pelabuhan Indonesia memang sudah memiliki program atau kerja sama sebelumnya.

Namun, dia menyayangkan program itu tetap dijalankan TNI di tengah situasi politik yang memanas. Apalagi ada rencana gerakan aksi damai menolak putusan KPU pada 22 Mei mendatang.


"Yang masalah ini cuma TNI ini kayanya ko kurang peka situasi politik sedang begini, tapi program yang katakanlah bisa mengundang beragam spekulasi dan kegaduhan ini tetap dijalankan," ucap Khairul Fahmi kepada redaksi, Minggu (19/5).

Khairul mengingatkan bahwa setiap kali pemilu digelar, selalu ada isu-isu yang mengaitkan TNI dengan pihak asing. Untuk itu, dia berharap TNI bisa meredam situasi politik yang sedang memanas dengan cara menunda program yang dijalankan hingga situasi politik di Indonesia meredam.

"Cuma karena kita sedang punya isu domestik, mereka datang, nah datangnya ini yang agak menarik. TNI tentunya tahu situasi politik domestik kita sedang seperti sekarang, jadi dia bisa menawarkan mungkin ditunda sementara,” tegasnya.

Namun, dengan adanya program tersebut jangan heran jika kemudian muncul spekulasi-spekulasi negatif di tengah-tengah masyarakat.

"Spekulasi lain ya bahwa ini kemudian kedatangan mereka dipakai juga dengan isu supaya dramatis, supaya mencekam, sehingga tentu diharapkan ada efek pada situasi politik domestik kita," jelasnya.

Sepanjang Mei 2019, kapal laut asing telah mengunjungi Indonesia di antaranya Kapal perang milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Blue Ridge, bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara, 1 hingga 5 Mei.

Kedatangan kapal perang tersebut merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Kedua, Kapal Perang Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (8/5), yang disebutnya sebagai upaya untuk semakin mempererat kemitraan dengan Angkatan Laut RI.

Dan yang terakhir pada Sabtu (18/5), Dua kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Canberra dan HMAS Newcastle juga berkunjung ke Jakarta, tepatnya di JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dua kapal itu merupakan bagian dari misi Indo-Pacific Endeavour 2019 untuk memperdalam kerja sama Australia dengan pasukan keamanan kawasan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya