Berita

Politik

Indonesian Club: Reformasi Bermutasi Menjadi Kanker Ganas Negeri

MINGGU, 19 MEI 2019 | 20:40 WIB | LAPORAN:

Hari ini Indonesian Club menggelar bincang konsolidasi bertajuk Keruntuhan Reformasi, Penyelewengan Konstitusi dan Pembajakan Kedaulatan Rakyat.

Dalam acara ini hadir di antaranya Guru Besar Ekonomo Universitas Indonesia (UI) dan sejumlah mantan aktivis 1998 yakni Yudhie Hariyono, Haris Rusly Moto, Khalid Zabid, dan Gigih Guntoro. Adapun mantan Ketua Presidium Nasional GMNI Wahyuni Refi, mantan Ketua Umum Kammi, Rahman Toha, Peneliti Geopolitik dan lainnya.

Bincang konsolidasi ini berlangsung di Hotel Gren Alia Cikini, Jl. Cikini Raya, No. 46, Jakarta Pusat, Minggu (19/5) yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB.


Melalui keterangan tertulis, acara ini digelar dalam rangka 21 tahun gerakan reformasi yang lahir pada 21 Mei 1998, yang kini reformasi dinilai telah bermutasi menjadi kanker ganas, dimana dalam era reformasi ini, sejumlah penyelewengan konstitusi dilakukan oleh pemerintahan yang berkuasa.

"Konstitusi negara tidak lagi menjadi pegangan yang melandasi penyelenggaraan negara.  lnstitusi negara seperti parlemen hanya menjadi alat pembenaran bagi pemerintah yang berkuasa," tulis dalam undangan tersebut.

Bahkan kanker ganas reformasi yang menyerang tubuh dan sendi negara itu telah terasa telah mencapai puncaknya pada Pilpres 2019.

"Keadaan itu diperparah sejumlah dugaan kejahatan pemilu untuk membajak  Kedaulatan rakyat dilakukan secara sangat rapi dan sistematis. RIP reformasi, RIP kedaulatan rakyat," tandasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya