Jurubicara PKS Muda, Andriyana/RMOL
Jurubicara PKS Muda, Andriyana/RMOL
"Saya kira terlalu berlebihan (jika) kita anggap narasi demo 22 Mei itu horor, biasa aja. Saya imbau ke pemerintah enggak perlu paranoid. Ini aksi biasa untuk menyampaikan aspirasi dan ketidaksetujuan dari salah satu pihak. Saya termasuk di pihak yang kalah dan saya merasa ada kecurangan," ucap Andriyana di acara Milineal Melangkah Maju di gedung Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (19/5).
Menurutnya, negara demokrasi adalah memberikan hak kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan dilindungi undang-undang.
Populer
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Senin, 11 Mei 2026 | 14:27
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Senin, 18 Mei 2026 | 02:46
UPDATE
Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40
Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18
Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05
Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53
Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40
Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20
Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55
Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30
Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16
Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55