Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Isu Prabowo Kabur Ke LN, Waketum Gerindra: Cara Kampungan Elit Pelaku Kecurangan Pilpres

MINGGU, 19 MEI 2019 | 12:38 WIB | LAPORAN:

RMOL. Beredar foto calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tengah berada di terminal kedatangan Brunei Internasional Airport pada Kamis (16/5) lalu.

Di tengah atmosfer politik nasional yang tengah memanas, informasi bergambar itu memunculkan beragam spekulasi soal alasan Prabowo meninggalkan Indonesia.

Akun-akun anti-Prabowo di media sosial menuding ketua umum Partai Gerindra itu kabur mencari aman jelang pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemilu pada 22 Mei mendatang.


Wakil Ketua Partai Gerindra, Arief Poyuono meradang Prabowo diisukan kabur ke luar negeri. Menurut dia, para elit pelaku kecurangan Pilpres 2019 sudah pada panik dan takut diadili oleh pengadilan rakyat berdaulat.

"Cara-cara kampungan dari mereka dan antek-antek bayarannya, dan para setan alasnya  menghembuskan isu-isu hoax bahwa Prabowo kabur ke luar negeri," ujar Arief, Minggu (19/5).

Ia membenarkan mantan Danjen Kopassus itu memang ke luar negeri, tepatnya Brunei Darussalam untuk bertemu Sultan Hassanal Bolkiah. Tapi tidak menginap dan pulang ke Jakarta pada malam harinya.

Ia curiga isu hoax itu sengaja dihembuskan dengan tujuan melemahkan dam mendegradasi gerakan kedaulatan rakyat membanjiri KPU pada 22 Mei nanti.

Menurutnya, rakyat sangat cerdas dan paham bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 penuh kecurangan.

"Jadi ya saya kasih tahu nih para elit pelaku Pilpres curang ya mbok sadar ya justru kalian terus bikin hoax tentang Prabowo makin masyarakat datang berduyun-duyun makin banyak," ujarnya.

Sebab, tegas Arief, gerakan massa mendatangi kantor KPU pusat dan  daerah-daerah untuk menolak hasil Pemilu 2019 ini murni dan ikhlas dari rakyat tanpa perlu dikomandoi.

"Damai di masyarakat dan damai di Indonesia, mari kita tolak hasil Pilpres Dan Pileg 2019 yang curang ini," seru Arief yang juga Jurubicara Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya