Berita

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman/RMOL

Hukum

Ketua MK Prediksi Bakal Terima Banyak Aduan Pasal Makar Yang 'Diobral'

JUMAT, 17 MEI 2019 | 21:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memprediksi akan menerima banyak laporan dari maraknya penggunaan pasal makar yang belakangan terkesan diobral.

"Tidak tertutup kemungkinan akan ada gugatan terkait dengan masalah itu (pasal makar) ke MK," kata Anwar setelah buka bersama KPK di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakrta Selatan, Jumat (16/5).

Namun demikian, Anwar enggan berkomentar terlalu jauh. Ia hanya menyebutkan bahwa penggunaan pasal makar memang selama ini menuai pro dan kontra.


"Ada pro kontra juga kan dengan situasi sekarang," tuturnya.

Adapun terkait penggunaan pasal makar yang dinilai mengancam kebebasan dan digunakan secara serampaangan oleh aparat penegak hukum, ia tidak bisa berkomentar terlau jauh. Menurutnya, MK tetap mengamodir semua kalangan apabila ada ajuan gugatan.

"Ya itu kan masalah implementasi di lapangan yang tentu saja MK tidak boleh berkomentar. Jadi mohon maaf sekali lagi saya tidak bisa berkomentar," imbuhnya.

Tercatat, sederet nama-nama tokoh yang telah dikenakan pasal makar oleh aparat penegak hukum yaitu aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma; Mayjen (purn) TNI, Kivlan Zein; politisi PAN, Eggi Sudjana; Permadi Arya dan terbaru dr Ani Hasibuan.

Selain itu, pada Pilkada DKI Jakarta beberapa tahun lalu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri; Muhammad Al Khaththath; dan aktivis senior, Sri Bintang Pamungkas juga menjadi korban penggunaan pasal makar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya