Berita

Refly Harun/Net

Politik

Nasihat Refly Harun Pada Partai Yang Tidak Percaya KPU Dan MK

JUMAT, 17 MEI 2019 | 09:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelaran Pemilu Serentak 2019 menyisakan banyak pertanyaan di masyarakat, bahkan oleh para elite politik. Indikasi kecurangan dalam proses tersebut menjadi hal yang ramai diperbincangkan.

Bahkan kini, salah satu kubu pasangan calon presiden sudah tidak lagi percaya pada kredibilitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena menganggap banyak indikasi kecurangan yang seolah didiamkan.

Tidak hanya itu, mereka juga tidak akan memproses temuan kecurangan itu ke Mahkamah Konstitusi usai pengumuman hasil dilakukan oleh KPU pada 22 Mei mendatang.


Pakar hukum tata negara Refly Harun pun memberi nasihat kepada pendukung calon, khususnya partai politik yang ada di DPR, yang tidak lagi percaya pada KPU dan MK  

“Nasehat saya cuma satu. Lain kali kalau memilih anggota KPU atau hakim konstitusi, carilah yang paling kuat integritas dan independensinya. Jangan hanya yang kuat lobi atau karena gampang ditundukkan,” katanya dalam akun Twitter pribadi sesaat, Jumat (17/5).

Sementara untuk pihak yang menang dan tidak merasa dirugikan atas proses ini, Refly menyebut bahwa nasihatnya tetap sama.

“Carilah yang paling berintegritas dan yang paling independen. Sekarang tidak mengeluh, tetapi begitu kalah, distrust yang sama akan muncul juga,” sambungnya.

Nasihat ini, lanjutnya, tidak hanya berlaku KPU dan MK. Tapi juga pada lembaga-lembaga yang anggotanya dipilih DPR, termasuk KPK.

“Jangan sampai terus terjadi, kalian memilih kalian pula yang tidak mempercayai,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya