Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Sebut Demokrat Sudah Ingatkan Prabowo Sabar Tunggu Pengumuman KPU

KAMIS, 16 MEI 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku pihaknya telah mengingatkan Calon Presiden 02, Prabowo Subianto agar bersabar menunggu hasil pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

AHY menambahkan, Partai Demokrat hingga saat ini akan berkomitmen menjalankan cara-cara konstitusional dalam hal menyikapi hasil pemilihan umum (Pemilu).

“Sudah, sudah kami sampaikan sejak awal (mengingatkan Prabowo). Kami menjunjung tinggi norma dan etika dalam berpolitik dan berdemokrasi. Kami juga mencegah keterlibatan kader-kader kami dalam segala bentuk niat, apalagi tindakan yang bersifat inkonstitusional,” katanya saat menghadiri Silaturahmi Tokoh di Balai Kirti, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/5).


Pada kesempatan tersebut, AHY secara tidak langsung juga menanggapi klaim Prabowo yang menyebut banyak kecurangan dalam Pemilu 2019. Menurut Putra Presiden ke-6 RI ini, semua pihak harus menunggu dan menghormati proses yang sedang dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

“Kita harus menghormati proses itu. Dengan catatan sebagai warga negara dan pemilik suara memiliki hak kewajiban mengawasi proses perhitungan suara tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk dugaan kecurangan, AHY menyarankan agar hal tersebut dilaporkan dan diproses berdasarkan ketentuan yang diatur dalam konstitusi.

“Ada jalur hukum yang tersedia, dan ini tentu berlaku untuk semua,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Paslon 02 Prabowo-Sandi menggelar simposium untuk mengungkap kecurangan-kecurangan Pemilu 2019. Selain mengklaim kemenangan hingga 54 persen, Prabowoa-Sandi juga menegaskan tidak akan menerima hasil Pilpres curang.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya