Berita

Hairul Anas/Net

Politik

Akun WhatsApp Penemu Robot Pemantau Situng KPU Diretas

KAMIS, 16 MEI 2019 | 04:21 WIB | LAPORAN:

Nama Hairul Anas Suaidi, seorang sarjana teknik lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) belakangan menyita perhatian publik. Pria asal Madura itu muncul sebagai salah satu yang memaparkan dugaan kecurangan pemilu dalam simposium yang digelar Tim Prabowo-Sandi beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Hairul memaparkan secara gamblang berbagai permasalahan sistem IT Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu yang menyita perhatian adalah Robot Pemantau Situng KPU yang diciptakannya.

Menurut Hairul, robot ciptaannya itu melakukan monitoring terhadap tampilan Situng KPU menit demi menit. Alhasil, sistem tersebut saat ini menyimpan bukti-bukti semua halaman KPU dari waktu ke waktu.


“Screen monitoring, inilah robot yang saya ciptakan. Ini adalah layar KPU yang saya potret dari menit ke menit. Mulai dari halaman nasional sampai halaman TPS,” ujarnya kala itu, di hadapan Prabowo dan Sandiaga Uno serta seluruh hadirin.

Tak hanya itu, Hairul juga menyebut dirinya tidak rela suara Paslon 02 Prabowo-Sandi dicuri.

Namun kabar kurang mengenakkan datang dari Hairul. Melalui unggahannya di Facebook, ia mengaku ditimpa musibah yaitu akun WhatsApp pribadinya diretas orang tak dikenal.

"WhatsApp saya 0818432110 di-hack. Tolong keluarkan nomor dari semua group," tulisnya, Kamis (16/5).

Tak hanya WhatsApp, Hairul mengaku pihak tak dikenal juga berusaha meretas akun Telegram-nya.

"Parah, Telegram tadi mereka gagal. WhatsApp berhasil," tulisnya di papan komentar statusnya tersebut, seraya menduga peretasan dilakukan dengan menyadap short messege service (SMS).

Sontak, kabar tersebut membuat geram warganet. Mereka menduga peretasan terhadap akun WhatsApp Hairul adalah pihak yang merasa dirugikan atas langkahnya turut mengungkap bukti dugaan kecurangan Pemilu.

"Semakin kalap saja pasukan mereka ternyata. Indonesia bersama Anda, Bung Hairul. Rakyat yang butuh pemimpin untuk Indonesia Adil dan Makmur," tulis Arief Rangkayo Mulia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya