Berita

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta/RMOL

Politik

PEMILU 2019

OSO: Hanura Kalah Pemilu Karena Wiranto

RABU, 15 MEI 2019 | 18:25 WIB | LAPORAN:

. Kekalahan Partai Hanura pada Pemilu 2019 yaitu tidak lolos ambang parlemen karena andil dari Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura Wiranto.

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta menegaskan, tidak masalah Hanura kalah di ajang pemilu, tapi jagoannya pada pilpres yang mengusung paslon 01 Jokowi-Marut tetap menang.

"Biar Hanura kalah, tapi presidennya menang lah," kata OSO sapaan akrabnya saat sambutan acara Buka Puasa Bersama Ketua DPD di kediaman pribadinya, Jalan Karang Asem Raya, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).


Buka puasa bersama di kediaman OSO dihadiri Presiden Joko Widodo dan pimpinan lembaga negara.

Berdasarkan hasil perhitungan suara real count sementara KPU, Partai Hanura hanya memperoleh suara 1,72 persen. Angka itu masih jauh di bawah ambang batas parlemen yaitu 4 persen.

Terkait itu, lagi-lagi OSO bilang tidak mau ambil pusing. Sebab menurut dia, gagalnya Hanura ke Senayan karena campur tangan Wiranto.

"Jadi ada yang bertanya, kenapa Hanura kalah, ya tanya Wiranto bukan saya. Orang yang bikin kalah dia kok. Kita enggak apa-apa Hanura dia bikin kalah, tapi yang penting nomor 01-nya kita menang," pungkas ketua DPD ini.

Sebelum Pemilu 2019, Partai Hanura dilanda konflik internal. Pihak OSO menuding Wiranto berada di balik konflik tersebut. Wiranto disebut menggunakan kekuasaannya untuk mengintervensi kepengurusan Hanura.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya