Berita

Foto:RMOL

Politik

Massa Aksi Gerakan Daulat Rakyat Di Bawaslu Tidak Terkait BPN Dan TKN

RABU, 15 MEI 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Puluhan demonstran yang didominasi emak-emak dan mengatasnamakan diri Gerakan Daulat Rakyat melakukan aksi di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Massa Gerakan Daulat Rakyat adalah mandiri.

Koordinator Gerakan Daulat Rakyat, Sangap Surbakti mengklaim aksi mereka tidak terkait dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi maupun dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf.

"Di sini berhimpun, tidak ada (kaitan BPN dan TKN) atau kita atas nama relawan apa. Saya sebagai ketua umum menghimpun siapapun bisa ikut. Kami ingin kembali mengembalikan bahwa hak tertinggi itu ada di tangan rakyat," kata Sangap di depan Bawaslu, Jakarta, Rabu (15/5).


Menurut Sangap, dalam berdemokrasi kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Namun, saat ini kehidupan dalam berdemokrasi dirampas oleh segelintir orang, elite-elite politik.

Kemudian, demokrasi yang diperjuangkan oleh para aktivis dan pemuda pada era reformasi, kini telah dibajak dan dikhianati.

"Untuk itu kami kembali akan menghimpun gerakan civil society. Seluruhnya, ada pemuda, pelajar, masyarakat, kaum kelas menengah untuk turun bersama," ujar Sangap.

Gerakan Daulat Rakyat menuntut Bawaslu mengusut semua kecurangan Pemilu 2019, dan menghukum para pelaku dan pihak atau instansi yang terlibat dalam kecurangan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya