Berita

Raden Muhammad Syafii/Net

Politik

Komisi III: Kinerja KPK Masih Jauh Panggang Dari Api

SELASA, 14 MEI 2019 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Jumlah uang negara yang diselamatkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesungguhnya masih jauh panggang dari api.

Anggota Komisi III DPR, Raden Muhammad Syafii mengatakan, hal itu karena biaya pemberantasan korupsi belum sebanding dengan capaian yang diharapkan oleh masyarakat.

"Jauh panggang dari pada api. Kayaknya lebih besar harapan dan pendanaan ketimbang yang berhasil KPK selamatkan,” tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/5).


Padahal, lanjut politisi Partai Gerindra ini, salah satu indikator utama dari keberhasilan komisi anti rasuah adalah sebandingnya uang yang dikeluarkan untuk memberangus korupsi dengan uang yang telah diselamatkan itu sendiri.

“Yang ada hanya menang rame ajalah,” ketusnya.

Masa jabatan pimpinan KPK akan usai pada bulan Oktober nanti. Maka dari itu, pria yang akrab disapa Romo ini mengaku sangat berharap bahwa pimpinan KPK yang baru nanti mampu mengembalikan khittah dari filosofi dibentuknya lembaga tersebut, yakni sebagai trigger mechanism (pemicu mekanisme) dalam memberantas korupsi.

Konkretnya, segala penindakan hukum yang dijalankan KPK seharusnya hanya sebagai pemicu untuk mendorong kepolisian dan kejaksaan dalam melakukan penegakan hukum korupsi lebih baik. Namun pada kenyataannya tidak demikian.

“Apalagi ada keinginan membetuk kantor cabang di daerah-daerah. Saya kira apa yang dilakukan KPK hari ini belum sepenuhnya sesuai harapan dibentuknya KPK,” pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya