Berita

Kompol Ananda Fauzi/Net

Nusantara

Tujuh Pengeroyok Ojol Di Makassar Sudah Ditangkap

SELASA, 14 MEI 2019 | 09:29 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Tujuh orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di bawah terowongan Mal Panakukkang, Jalan Mira Seruni, Kota Makassar berhasil diamankan petugas gabungan dari Resmob Polsek Panakukkang dan Jatanras Polrestabes Makassar.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan ketujuh orang tersebut berhasil diamankan oleh pihaknya hanya dalam waktu dua jam lebih pasca terjadi keributan.

"Pelaku tujuh orang. Masing-masing berprofesi sebagai juruparkir. Mereka diindikasi sebagai aktor tindakan pengeroyokan,” kata Ananda Fauzi Harahap kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/5).


Kompol Ananda mengungkapkan, pasca insiden tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima serta bukti video yang beredar di masyarakat. Sehingga para pelaku dengan cepat teridentifikasi dan berhasil diamankan di rumah masing-masing.

Menurutnya, keributan tersebut disebabkan persoalan sepele. Hanya ketersinggungan kedua belah pihak antara juruparkir dan pengemudi ojol.

“Informasi yang kami dapat, hanyalah masalah ketersinggungan antara juruparkir dengan salah satu driver online grab saat memarkirkan kendaraan,” terang Kompol Ananda Fauzi.

Ananda menambahkan, para terduga pelaku akan dilakukan penyidikan lebih lanjut. Tentunya, yang melakukan tindak kriminal akan diproses.

Saat ini polisi sedang melakukan pendataan terhadap siapa saja yang menjadi korban atau siapa saja yang menjadi pelaku kejadian tersebut.

"Soal info ada korban dibacok senjata tajam adalah tidak benar. Itu informasi hoax, tidak bisa dipertanggungjawabkan," tegas Kompol Ananda.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya