Berita

Warga Gaza di tengah bentrok/Net

Dunia

Kekurangan Bantuan, Warga Gaza Jalani Ramadan Dengan Krisis Pangan

SELASA, 14 MEI 2019 | 00:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan bahwa mereka tidak dapat memberikan bantuan makanan kepada lebih dari satu juta warga Palestina di Jalur Gaza pada bulan Juni mendatang.

Pasalnya, UNRWA membutuhkan dana 60 juta dolar AS pada akhir bulan ini untuk dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan.

"Pada saat umat Islam di seluruh dunia sedang mengamati bulan suci Ramadhan, sering ditandai dengan sifat meriah dari iftarnya, di Gaza, lebih dari setengah populasi bergantung pada bantuan makanan dari komunitas internasional," kata UNRWA dalam sebuah pernyataan.


"Kecuali jika UNRWA mendapatkan setidaknya 60 juta tambahan pada bulan Juni, kemampuan kami untuk terus menyediakan makanan bagi lebih dari satu juta pengungsi Palestina di Gaza, termasuk sekitar 620.000 orang miskin, mereka yang tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan pokok mereka dan yang harus bertahan hidup dengan 1,6 dolar AS per hari, dan hampir 390.000 orang miskin absolut, mereka bertahan hidup dengan sekitar 3,5 dolar AS per hari, akan sangat ditantang," sambung pernyataan yang sama, seperti dimuat Al Jazeera.

Diketahui bahwa badan ini didanai hampir seluruhnya oleh kontribusi sukarela dan dukungan keuangan telah dikalahkan oleh pertumbuhan kebutuhan.

Pada tahun 2000, kurang dari 80 ribu pengungsi Palestina menerima bantuan sosial UNRWA di Gaza. Saat ini ada lebih dari satu juta orang yang membutuhkan bantuan makanan darurat yang tanpanya mereka tidak bisa melewati hari mereka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya