Berita

Ahmad Riza Patria/Net

Politik

Bongkar 25 Juta Kesalahan Situng Bukti BPN Transparan

SENIN, 13 MEI 2019 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno membenarkan akan melakukan konferensi pers untuk membongkar berbagai macam bentuk Kecurangan pemilu 2019.

Undangan jumpa pers untuk membongkar 25 juta kesalahaan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU yang beredar di media sosial itu dibenarkan oleh Jurudebat BPN, Ahmad Riza Patria. Baca: Beredar Undangan, BPN Akan Bongkar 25 Juta Kesalahan Situng KPU

Ketua DPP Partai Gerindra itu mengatakan acara yang akan di Hotel Grand Sahid, Jakarta memang telah mengundang berbagai pihak, mulai dari media massa hingga tokoh masyarakat. Undangan, kata Riza, disebar oleh Ketua BPN Djoko Santoso. 


"Saya kira ini cara-cara yang baik dan bijak ya. Supaya semua masyarakat bisa menilai dan mengetahui. Ada data-data yang ditemukan BPN, berbagai kecurangan yang ada, saya kita nanti akan dipaparkan kecurangan apa yang ada pada masa sebelum hari H, hari H, maupun setelah hari H," katanya saat ditemui di Kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/5).

Dari agenda yang beredar, BPN disebut turut mengundang para dutabesar negara-negara sahabat, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, pimpinan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan lain sebagainya.

Terkait itu, Riza membenarkan. Tapi dia menampik tudingan bahwa undangan ke dutabesar itu dilakukan sebatas menarik perhatian publik. Sebaliknya, hal itu dilakukan sebagai bentuk dari keterbukaan BPN.

"Saya kira siapa saja boleh hadir. Tidak ada untuk menarik (perhatian) publik. Justru ini bukti bahwa kami transparan dan terbuka terbuka. Sehingga masyarakat bisa menilai, bahkan bisa berdiskusi. Silakan kita berdiskusi," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya