Berita

Refly Harun/Net

Politik

Tugas Negara Melindungi Segenap Bangsa, Bukan Menakuti

SENIN, 13 MEI 2019 | 08:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Negara memiliki tugas penting dalam memberikan perlindungan kepada segenap elemen bangsa. Negara atau dalam hal ini pemerintah, tidak boleh melakukan fungsi sebagai pihak yang menakut-nakuti rakyat.

Begitu kata pakar hukum tata negara Refly Harun dalam kicauannya di akun Twitter pribadi, Minggu (12/5) lalu.

“Kewajiban negara itu melindungi segenap bangsa, bukan menakuti, apalagi mengancam,” tegasnya.


Negara, sambungnya, harus berlaku adil kepada semua pihak. Tidak boleh ada tebang pilih dalam memberikan keadilan bagi rakyat yang dipimpin. Termasuk, kepada pihak-pihak yang berseberangan dalam pandangan politik

“Negara harus adil memperlakukan semua warga negara, baik yang sependapat maupun yang berbeda pendapat,” pungkasnya.

Kicauan ini diberi tanda pagar #Puasa7 oleh Refly Harun, yang menjadi pertanda bahwa dia selalu mengeluarkan kicauan setiap hari di bulan puasa. Adapun #Puasa7 dikicaukan saat puasa memasuki hari ke tujuh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya