Berita

Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Membiarkan Ratusan KPPS Tewas Misterius Sesuai Pancasila Atau Tidak?

MINGGU, 12 MEI 2019 | 22:09 WIB | LAPORAN:

Mantan Jurubicara Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi menyebut penerapan ideologi Pancasila mengalami kemandekan di kalangan elite penguasa.

Hal itu ia sampaikan mengomentari keterangan Anggota BPIP Mahfud MD terkait pertemuan badan tersebut dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Adhie menjelaskan, masyarakat di kalangan bawah sudah tidak ada masalah dalam penerapan Pancasila. Masalah justru muncul di kalangan elite penguasa, yang hanya menjadikan Pancasila sebagai jargon belaka.


"Pancasila sudah dijalankan dengan baik di masyarakat biasa. Di lapisan elite penguasai justru Pancasila mandeg jadi jargon," tulis di Twitter, Minggu (12/5).

Adhie menambahkan, seluruh kebijakan yang diambil oleh pemerintah seharusnya dinilai dari sudut pandang Pancasila sebagai ideologi bangsa. Salah satunya, ia menyinggung soal kematian ratusan petugas KPPS dalam Pemilu 2019.

"Semua kebijakan pemerintah harusnya diverifikasi dengan nilai-nilai Pancasila. Cocok apa ndak. Membiarkan ratusan petugas KPPS tewas misterius apa sesuai Pancasila?" pungkasnya.

Diketahui bersama, Pemilu 2019 menyisakan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, hampir 600 orang petugas baik KPPS, Pengawas Pemilu hingga Kepolisian meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya.

Hal itu semakin parah dengan belum adanya tindakan nyata dari Pemerintah untuk mengungkap fakta di balik tragedi Pemilu tersebut.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya