Berita

Praktisi kesehatan, Dhinda Nasrul/RMOL

Politik

Praktisi: KPU Sebenarnya Bisa Cegah Gugurnya Petugas KPPS

MINGGU, 12 MEI 2019 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gugurnya petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pemilu serentak 2019 seharusnya dapat diantisipasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut praktisi kesehatan, Dhinda Nasrul, KPU seharusnya bisa membagi waktu kerja petugas KPPS.

"Kalau sudah tahu begitu (Pemilu) akan memakan waktu lama kan seharusnya sudah dibuat shift untuk petugas," ujar Dhinda dalam Indonesia Club bertema Tumbal Demokrasi di Bilangan Menteng, Jakarta, Minggu (12/5).


"Kami yang bekerja di bidang kesehatan saja ada shift, atau ada waktu jaga untuk pagi atau sore," imbuh Dhinda.

Selain shift kerja, Dhinda juga menyoroti tidak ada jaminan keamanan pangan bagi petugas KPPS yang bekerja di tengah perbedaan cara pandang dan kepentingan politik.

Hal tersebut dia contohkan seperti seorang kepala negara yang mendapat keamanan ekstra bahwa setiap makanan yang disajikan sudah aman dan bebas dari ancaman semacam racun.

"Sementara KPPS ini yang cuma dibayar Rp 500 ribu kemudian ditambah khawatir makan enggak ya, aman enggak ya, ini makanan dikasih orang," jelasnya.

Belum lagi, para petugas KPPS ini tidak diberikan upah tambahan untuk jam lembur. Padalal mereka bekerja sejak pagi hingga menjelang pagi kembali.

"Upah lembur kan tidak ada padahal jam kerja KPPS ini di luar batas kerja," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya